JAKARTA, KBKNEWS.id – Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,1 yang mengguncang Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang, kembali bertambah menjadi 28 orang.
Pemerintah Jepang menyatakan angka tersebut termasuk korban yang penyebab kematiannya masih dalam proses penyelidikan terkait dampak gempa.
Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban yang diduga terjebak di bawah reruntuhan AEON Mall Kumamoto di Kashima.
Hingga kini, 10 orang berhasil dievakuasi dari lokasi. Dari jumlah tersebut, empat orang dipastikan meninggal dunia, satu orang ditemukan tanpa tanda-tanda kehidupan, sementara lima lainnya mengalami luka ringan hingga berat.
Gempa yang terjadi pada Selasa (28/7) sore waktu setempat itu sempat memicu peringatan tsunami sebelum akhirnya dicabut oleh otoritas Jepang.
Selain menyebabkan sejumlah bangunan runtuh, gempa juga mengganggu operasional transportasi, termasuk penghentian sementara layanan Kyushu Shinkansen serta pembatasan operasional trem di Kota Kumamoto.
Badan Meteorologi Jepang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, sementara proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan di wilayah terdampak.





