TURKI – Semakin bertubi-tubinya konflik di Suriah membuat Turki berjanji akan melakukan peran lebih aktif menghentikan perang Suriah dalam enam bulan ke depan.
Hal tersebut diungkapkan Perdana Menteri Turki Binali Yildirim, “Enam bulan ke depan Turki akan lebih aktif memerangi persoalan konflik. Bagi kami sangat penting untuk tidak membiarkan pembagian Suriah berdasarkan kelompok etnis,” kata Yildirim, seperti dilaporkan Reuters.
Tindakan cepat harus dilakukan karena dikhawatirkan kelompok kurdi akan semakin merajalela melakukan serangan. Seperti diketahui, minggu-minggu ini terjadi pertempuran antara Kelompok Pekerja Kudistan (PKK) dengan pasukan Assad yang menjadikan Suriah berdarah.
Dalam pernyataannya Yildirim juga menyerukan pentingnya Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk bisa berperan menghentikan konflik yang telah berlangsung selama lima tahun.





