MANGGARAI TIMUR, KBKNEWS.id — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu (15/8/2026) dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan. Salah satu bangunan yang terdampak paling berat adalah Masjid Al-Istiqomah Ronting yang berlokasi di Manggarai Timur, NTT, yang kini roboh dan hampir rata dengan tanah.
Masjid yang dikenal luas dengan ciri khas kubah gradasi merah dan putih ini sebelumnya dibangun kembali serta diresmikan oleh Dompet Dhuafa pada Oktober 2018.
Warna merah putih pada kubah masjid tersebut dipilih sebagai simbol perjuangan, sekaligus wujud pemenuhan amanat dari inisiator dan pendiri Dompet Dhuafa, Parni Hadi.
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, saat meninjau langsung puing-puing bangunan masjid, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah tersebut.
Ia mengenang bagaimana masjid ini selama beberapa tahun terakhir telah menjadi pusat ibadah, kegiatan keagamaan, serta aktivitas sosial bagi warga dan jemaah sekitar.
“Kami dari Dompet Dhuafa sangat prihatin dan bersedih atas hancurnya masjid ini. Tapi kami berniat dan berkomitmen akan membangun kembali masjid ini,” ujar Ahmad Juwaini di hadapan reruntuhan Masjid Al-Istiqomah.
Dompet Dhuafa turut mengajak seluruh lapisan masyarakat, korporasi, dan para donatur untuk berkolaborasi dalam proses rekonstruksi masjid tersebut. Dengan dukungan bersama, diharapkan pembangunan kembali sarana ibadah dan ruang publik ini tidak memakan waktu lama sehingga masyarakat dapat segera kembali memanfaatkannya secara optimal.





