Soetta Ditutup, Kemenhub Alihkan Penerbangan Internasional ke 5 Bandara Alternatif

JAKARTA, KBKNEWS.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalihkan sejumlah penerbangan internasional yang semula menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, ke lima bandara alternatif.

Kebijakan tersebut dilakukan menyusul penutupan Soetta akibat dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pengalihan penerbangan dilakukan untuk mengurai penumpukan penumpang, khususnya warga Indonesia yang hendak kembali dari luar negeri.

Lima bandara alternatif yang disiapkan yakni Bandara Internasional Kertajati Bandung, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo.

“Kita mendorong untuk menggunakan bandara alternatif supaya kita bisa memecah penumpang atau yang kembali ke tanah air tidak terlalu berlama-lama di negara-negara yang mereka terbang asalnya,” ujar Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (7/9/2026).

Hingga Senin siang, dua maskapai penerbangan internasional telah resmi memanfaatkan skema pengalihan tersebut, yakni Singapore Airlines dan Garuda Indonesia.

Singapore Airlines mengalihkan penerbangannya ke Bandara Internasional Juanda Surabaya serta memperoleh tambahan rute menuju Bandara Internasional Yogyakarta.

Dudy menjelaskan penerbangan yang dialihkan tidak lagi menggunakan jadwal awal menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kemenhub menyediakan slot penerbangan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing maskapai.

Sementara itu, maskapai penerbangan lainnya masih melakukan perhitungan operasional untuk menentukan bandara alternatif yang paling sesuai.

Menurut Dudy, slot penerbangan baru juga diberikan untuk rute yang sebelumnya tidak memiliki jadwal reguler. Salah satunya adalah penerbangan Singapore Airlines menuju Yogyakarta.

“Seperti Jogja, itu kan Singapore tidak ada schedule. Jadi ini merupakan slot yang kita berikan kepada SQ, dan kepada semua airlines,” tuturnya.

Pengalihan penerbangan ini menjadi langkah pemerintah untuk menjaga kelancaran mobilitas penumpang selama operasional Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lainnya terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here