JAKARTA, KBKNEWS.id – Solidaritas antarjurnalis di Provinsi Banten menggelar doa bersama untuk keselamatan rombongan media yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang.
Rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak saat menggunakan speed boat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9/2026).
Doa bersama digelar sebagai bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar para jurnalis yang belum diketahui keberadaannya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Direktur Pemberitaan LKBN Antara Virgandhi Prayudantoro mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif moral dari para jurnalis di Banten. Ia menyampaikan bahwa keluarga besar Antara bersama rekan-rekan media lainnya terus mendoakan keselamatan para korban.
“Kita berkumpul, memanjatkan doa, dan berharap yang terbaik. Keluarga besar Antara bersama rekan-rekan media lainnya tetap optimis sahabat kita bisa ditemukan kembali dalam kondisi sehat,” ujar Virgandhi di Pandeglang, Rabu (9/9/2026).
Ia berharap dukungan dan doa dari kalangan jurnalis dapat mengiringi operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan Basarnas, TNI, dan Polri.
LKBN Antara juga terus berkoordinasi dengan Polda Banten, Basarnas, TNI, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Banten dan Pandeglang untuk mengoptimalkan pencarian.
Menurut Virgandhi, pihak kepolisian menyampaikan kesiapan untuk melakukan pencarian secara maksimal. Operasi pencarian bahkan dapat diperpanjang hingga tujuh hari ke depan apabila diperlukan.
Pimpinan LKBN Antara turut hadir langsung di lapangan sebagai bentuk dukungan kepada keluarga korban dan solidaritas antarorganisasi media. Dukungan juga datang dari sejumlah media lain, di antaranya Merdeka dan iNews.
Seluruh unsur pers berharap koordinasi antara Basarnas, TNI, Polri, dan komunitas jurnalis terus berjalan solid sehingga keberadaan para jurnalis yang hilang kontak dapat segera ditemukan dan seluruh korban bisa kembali dengan selamat.





