JAKARTA, KBKNEWS.id — Banjir yang melanda Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, berdampak terhadap 733 jiwa. Ratusan warga tersebut tersebar di tiga dusun di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara berdasarkan laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Sumut.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan banjir terjadi pada Selasa (8/9). Dari total warga yang terdampak, tercatat 161 kepala keluarga (KK) ikut merasakan dampak bencana tersebut.
“Berikutnya, 733 jiwa terdampak banjir yang melanda Deliserdang pada Selasa (8/9),” ujar Sri Wahyuni Pancasilawati di Medan, Kamis.
Wilayah yang terdampak meliputi Dusun IV, Dusun V, dan Dusun VI Desa Tanjung Rejo. Selain permukiman warga, banjir juga berdampak terhadap dua fasilitas umum, salah satunya merupakan sekolah dasar.
Meski banjir berdampak cukup luas, BPBD Sumut menyebut hingga laporan diterima tidak terdapat warga yang harus mengungsi. Tidak ada pula laporan mengenai korban luka maupun korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
Penanganan dilakukan pemerintah daerah bersama sejumlah pihak terkait dengan mengevakuasi warga yang terdampak serta melakukan asesmen terhadap kondisi di lapangan.
BPBD Sumut juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan. Kondisi wilayah terdampak hingga kini masih dalam pemantauan petugas.





