JAKARTA, KBKNEWS.id – Kabar duka datang dari upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.
Aries Sutio Luthfil Hadi, relawan karhutla asal Kecamatan Kotawaringin Lama, meninggal dunia pada Kamis (10/9/2026) sore.
Aries sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari. Ia mengalami sesak napas sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, sesama relawan, serta masyarakat dan pemerintah Kecamatan Kotawaringin Lama.
Selama terlibat sebagai relawan, Aries ikut membantu penanganan karhutla di wilayah Kobar. Tugas tersebut menuntut para relawan untuk berhadapan langsung dengan kondisi lapangan yang penuh risiko, mulai dari panas, asap, hingga medan yang sulit dijangkau.
Dedikasi Aries mendapat penghormatan dari Pemerintah Kecamatan Kotawaringin Lama. Ungkapan belasungkawa disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya selama membantu masyarakat menghadapi ancaman kebakaran.
“Jasa dan pengabdianmu tak pernah kami lupakan,” demikian pesan Pemerintah Kecamatan Kotawaringin Lama untuk mengenang almarhum.
Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah juga menyampaikan belasungkawa. Ia menilai Aries telah memberikan tenaga dan kepeduliannya dalam membantu menghadapi karhutla yang mengancam wilayah Kobar.
“Almarhum adalah pejuang karhutla,” ujar Nurhidayah saat menyampaikan duka atas meninggalnya Aries Sutio Luthfil Hadi, dilansir detikcom.
Menurut Nurhidayah, relawan merupakan bagian penting dalam penanganan karhutla. Mereka turut bergerak ketika kebakaran terjadi dan membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
Camat Kotawaringin Lama Trias Agung Wibowo turut menyampaikan penghormatan kepada Aries. Ia mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Mewakili Pemerintah Kecamatan Kotawaringin Lama kami ikut mendoakan semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan juga diharapkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Trias.
Kepergian Aries menjadi kehilangan bagi keluarga dan rekan-rekan seperjuangannya. Namun, pengabdiannya sebagai relawan yang ikut berada di tengah perjuangan menghadapi karhutla akan tetap dikenang oleh masyarakat Kobar.





