Jasa Aborsi Ilegal Dicantumkan Beserta Daftar Harga di Medsos, Ini Respons Menkes

JAKARTA, KBKNEWS.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merespons informasi mengenai jasa aborsi yang ditawarkan secara terang-terangan melalui media sosial.

Dalam informasi yang beredar, terdapat akun yang menawarkan layanan aborsi ilegal sekaligus mencantumkan sejumlah paket dan tarif.

Budi mengatakan dirinya baru mengetahui informasi tersebut. Ia meminta informasi mengenai akun yang menawarkan jasa tersebut dikirimkan kepadanya agar dapat ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan.

“Wah, saya, saya baru tahu tuh. Boleh tuh dikirim ke saya nanti. Coba dikirim ke saya deh. Jadi, nanti saya minta, minta diberesin. Harusnya nggak boleh itu,” ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Ia memastikan Kementerian Kesehatan akan mengusut informasi tersebut. Menurut Budi, penawaran jasa aborsi secara terbuka melalui media sosial tidak semestinya dibiarkan.

“Iya dong, kita akan (mengusut), pasti,” katanya.

Sebelumnya, informasi mengenai jasa aborsi yang ditawarkan melalui media sosial ramai diperbincangkan. Dalam unggahan yang beredar, terdapat penawaran beberapa paket layanan dengan tarif mulai Rp1,8 juta hingga Rp3 juta.

Polisi juga telah melakukan pendalaman terhadap informasi tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyelidikan dilakukan oleh sejumlah unit terkait.

“Sedang didalami Dit Siber, Krimum, Krimsus dan PPA/PPO terkait informasi tersebut,” kata Budi, Selasa (15/9/2026).

Pendalaman tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi mengenai penawaran jasa aborsi melalui media sosial serta menelusuri pihak yang berada di balik akun tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here