Ratusan Siswa SMAN 1 Rembang Diduga Keracunan MBG, Dinkes Tunggu Hasil Lab

JAKARTA, KBKNEWS.id — Seratusan siswa dan guru SMAN 1 Rembang, Jawa Tengah, mengalami gangguan kesehatan berupa mulas dan diare setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (24/9/2026).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Rembang Ali Syofi’i mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai siswa dan guru yang mengalami keluhan tersebut pada Jumat (25/9/2026). Tim Dinkes kemudian mendatangi sekolah dan berkoordinasi dengan puskesmas setempat.

“Memang ada gangguan kesehatan. Meskipun demikian gangguannya sangat ringan. Sebagian besar karena nyeri perut, mulas,” kata Ali, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Ali, tidak ada siswa yang harus mendapatkan perawatan medis karena gejalanya tergolong ringan. Meski demikian, Dinkes tetap melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap siswa serta guru yang mengalami keluhan.

Ali menegaskan, Dinkes belum dapat memastikan bahwa gangguan kesehatan tersebut merupakan keracunan akibat MBG. Untuk mengetahui penyebabnya, petugas telah mengambil sampel makanan yang disajikan pada Kamis.

“Kami dari Dinas Kesehatan belum menyimpulkan bahwa itu adalah sebuah keracunan,” ujarnya.

Sampel menu MBG tersebut rencananya dikirim ke Labkesda pada Senin (28/9/2026) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dinkes sementara mencurigai menu pentol bakso yang disertai bumbu atau saus sebagai salah satu kemungkinan penyebab keluhan.

“Dugaan sementara ini, dari menu yang disajikan di hari Kamis itu ada bakso atau istilahnya pentol bakso yang ditambahi dengan bumbu atau saus. Kami menduga penyebabnya dari situ, mungkin karena kepedasan sehingga sebagian siswa yang tidak tahan pedas mungkin menjadi perutnya sakit,” kata Ali.

Dinkes Rembang akan menunggu hasil uji laboratorium sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami siswa dan guru SMAN 1 Rembang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here