Menag Apresiasi Dompet Dhuafa Konsisten Sebarkan Islam Moderat

JAKARTA, KBKNEWS.id – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar mengapresiasi konsistensi Dompet Dhuafa dalam menyebarkan nilai-nilai Islam moderat melalui program dakwah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta komunitas Muslim Indonesia di luar negeri.

Apresiasi tersebut disampaikan Nasaruddin saat menerima audiensi jajaran Dompet Dhuafa di Jakarta Selatan, Rabu (14/10). Ia menilai Islam moderat merupakan bagian dari karakter bangsa Indonesia yang perlu terus dijaga dan diperkuat.

“Saya memberikan apresiasi dan wajib memberikan dukungan terhadap komunitas yang konsisten mengusung Islam moderat. Kepribadian bangsa Indonesia itu moderat. Maka saya minta rekan-rekan Dompet Dhuafa dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjunjung tinggi nilai ini,” tegas Nasaruddin.

Menurutnya, dakwah yang menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah 3T dan luar negeri, memiliki peran penting dalam memperkenalkan Islam Indonesia yang damai dan inklusif kepada dunia.

“Mengirim mubaligh ke daerah 3T dan luar negeri ini sangat penting, agar dunia belajar Islam dari Indonesia. Islam Indonesia itu identik dengan kedamaian,” ujarnya.

Komitmen tersebut dijalankan melalui dua program unggulan Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), yakni Dai Transformatif yang menyasar masyarakat di wilayah 3T dan Dai Ambassador yang mendampingi serta menyapa diaspora Muslim di berbagai negara.

Deputi Direktur 1 Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Juperta Panji Utama, mengatakan komitmen lembaganya dalam bidang dakwah telah tumbuh sejak embrio awal Dompet Dhuafa pada 1993. Sementara itu, program dakwah untuk diaspora telah berjalan konsisten selama lebih dari satu dekade.

“Kunjungan ini kami maksudkan untuk mempererat sinergi antara Dompet Dhuafa dan Kementerian Agama dalam program dakwah, sosial, dan kemanusiaan. Kami berharap kolaborasi ini memperluas kebermanfaatan bagi masyarakat di wilayah 3T maupun para diaspora yang rindu akan syiar Islam khas tanah air,” tutur Juperta.

Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi Dompet Dhuafa dan Kementerian Agama dalam memperluas jangkauan dakwah yang mencerdaskan, merawat ukhuwah islamiyah, serta memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat dan membawa pesan kedamaian hingga mancanegara.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here