Turis Israel Diduga Mengutil di Gili Meno, MUI NTB Sesalkan Lemahnya Pengawasan WNA

JAKARTA, KBKNEWS.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyoroti lemahnya pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) setelah sekitar 20 wisatawan perempuan asal Israel diduga mencuri barang dagangan dari sejumlah toko di Pulau Gili Meno, Lombok, NTB.

Sekretaris Umum MUI NTB, Prof Subhan Abdullah, mengecam tindakan para wisatawan tersebut. Ia juga menyayangkan perilaku turis Israel yang berasal dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

“Atas nama pribadi dan MUI NTB mengecam keras tindakan turis Israel yang belum punya hubungan diplomatik dengan negara kita,” kata Subhan, Kamis (29/10/2026).

Subhan meminta pemerintah memperketat pengawasan dan akses masuk wisatawan asing, terutama yang berasal dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

“Harapan saya kepada pemerintah agar memperketat kedatangan turis-turis yang belum memiliki hubungan diplomatik dengan NKRI terutama sekali Israel,” ujarnya, dilansir Republika.co.id.

Sebelumnya, media Israel, Ynet News, melaporkan sekitar 20 wisatawan perempuan Israel yang mengikuti perjalanan wisata terorganisasi selama dua pekan terlibat perselisihan dengan sejumlah pemilik toko di Gili Meno.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat (24/10/2026), saat rombongan mengunjungi sejumlah toko dengan didampingi pemandu lokal.

Beberapa jam setelah kunjungan, seorang pemilik toko berkewarganegaraan Jerman menuding para wisatawan mengambil sejumlah barang dagangan, termasuk cincin, parfum, dan pakaian renang. Pemilik toko lainnya kemudian menyampaikan tuduhan serupa.

Perselisihan tersebut dilaporkan berakhir dengan pembayaran kompensasi sebesar 3.000 dolar AS atau sekitar Rp50 juta kepada para pemilik toko setempat.

Kasus ini kembali memunculkan sorotan terhadap pengawasan kedatangan warga negara asing ke Indonesia, khususnya wisatawan dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan pemerintah RI.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here