Bom Guncang Pasar Tradisional di Filipina Selatan,14 Tewas

Polisi sedang mengamankan wilayah Davao pasca bom meledak/Ist

MANILA – Sedikitnya 14 orang tewas dan 60 lainnya luka-luka setelah sebuah bom meledak di sebuah pasar tradisional yang ramai di Filipina.
Saksi mata seorang pengunjung pasar mengatakan mendengar ledakan keras sebelum melihat asap mengikuti ledakan di kota Davao di pulau Mindanao, Filipina selatan.

Saat ledakan terjadi, Presiden baru Filipina ,Rodrigo Duterte tengah berada di Davao, tetapi berhasil diamankan di kantor polisi setempat seperti dikutip dari laman Daily Mail, Jumat (2/9/2016).

“Insiden itu terjadi di pasar jalanan di luar high-end Marco Polo Hotel,”ucap  jubir militer mengatakan kepada wartawan melalui telepon.
Juru bicara kota Davao, Catherine dela Rey mengatakan, belum diketahui apa yang menyebabkan ledakan. “Ada ledakan tapi apa yang menyebabkannya, itu masih dalam penyelidikan,”kata dela Rey .

Sementara itu, Wakil Wali Kota Davao Paolo Duterte, mengatakan, sampai saat ini belum ada yang bertanggung jawab atas bom yang mengakibatkan puluhan orang terluka.

“Saat ini, kita tak bisa memberikan jawaban yang pasti siapa yang berada di belakang ini semua. Sementara, kita masih mencari tahu apa sebenarnya yang meledak,” kata Wakil Wali Kota Davao Paolo Duterte, Jumat (2/9/2016).

Advertisement