CHINA – Topan Meranti yang sebelumnya menerjang Taiwan kini sudah sampai di daratan China, Kamis (15/9/2016) sehingga menyebabkan bencana longsor di Xiamen, Provinsi Fujian.
Seperti dilaporkan CNN, jalanan kosong penuh tertutup kaca akibat dari hancurnya jendela-jendela di sekitar gedung perkantoran dan robohnya pohon-pohon di pinggir jalan. Ma Wenhuan, seorang pekerja berusia 72 di Xiamen mengaku kaget dengan fenomena alam tersebut.
“Saya belum pernah melihat sesuatu yang begitu menakutkan di sepanjang hidup saya,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, ketika Topan meranti menerjang Taiwan, China sudah mengeluarkan peringatan akan bencana yang mungkin akan dihadapi di negaranya.
Di Taiwan selatan sendiri, topan meranti sudah menerjang dengan hujan lebat dan angin hingga 230 mph (370 kilometer per jam), lebih cepat dari mobil balap Formula Satu. Akibatnya, satu orang tewas dan 44 orang luka-luka, berdasarkan keterangan juru bicara Palang Merah Taiwan.





