JAKARTA (KBK) – Bantuan untuk korban banjir Garut terus berdatangan. Kementerian PU Pera telah memobilisasi 2.000 unit bronjong untuk memperbaiki tanggul jebol. Beberapa jembatan dilakukan pengecekan struktur bangunannya.
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, menyampaikan hal itu melalui siaran pers yang diterima KBK, Senin (26/9/2016).
Selain itu, 7 mobil tangki air dan 17 hidran umum dikerahkan untuk membersihkan lumpur-lumpur di bangunan.
Di sisi lain, Kementerian Sosial telah menyerahkan 4.520 kg ikan mackerel untuk dapur umum. Di dapur umum Dinas Sosial ini, masih memasak 1.750 bungkus makanan siap saji setiap hari. Sedangkan dapur umum di posko Korem memasak 1.000 bungkus setiap hari 2 kali.
PMI membantu mengerahkan 6 unit mobil tangki air, menyediakan stok darah, dan mendatangkan 10 dokter melayani kesehatan.
Dinas Pendidikan Kab Garut berusaha agar proses belajar mengajar dapat dimulai besok Senin, serta memberikan trauma healing. Bantuan dari NGO, dunia usaha dan masyarakat terus berdatangan.
Sementara itu, Fadilah Rahman, Korlap Posko Respon Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa di Garut kepada KBK mengatakan, Poskonya sampai sekarang terus mendapatkan amanah penyaluran bantuan baik logistik maupun relawan.





