Curah Hujan Meningkat, Status Sungai Bengawan Solo Siaga Satu

Relokasi bengawan solo
Sungai Bengawan Solo/ Tempo.co

MADIUN—Dalam sepekan ini curah hujan di sejumlah daerah Jatim dan Jateng terus meningkat. Akibatnya ketinggian air Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro memasuki siaga satu atau siaga hijau.

Itu akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur daerah hulu Sungai Bengawan Solo dan Kabupaten Bojonegoro.

BPBD Kabupaten Bojonegoro mewaspadai luapan air Sungai Bengawan Solo itu karena bisa menggenangi area pesawahan serta longsor di tebing sekitarnya.

“Penetapan status siaga satu berdasarkan hasil pantauan di papan ukur tinggi muka air Bengawan Solo, di komplek Taman Bengawan Solo, Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Kota Bojonegoro, yang telah mencapai 13.60 phielschal,” ujar Andik Sudjarwo, Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro seperti dilaporkan JPNN, Rabu (5/10)

Andik mengungkapkan dari perkiraan BMKG menyebutkan, selama beberapa hari ke depan daerah hulu Bengawan Solo akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Selain itu, di wilayah Tuban juga turut serta menyumbangkan debit air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro.

“Besar kemungkinan dalam waktu dekat BPBD Bojonegoro menetapkan status siaga dua, serta mewaspadai tanggul Bengawan yang rawan jebol,” imbuhnya.

Advertisement