BI Dorong Ibu-ibu Korban Bencana Garut untuk Wirausaha

Shinta, salah satu warga Haur Panggang Garut yang terdampak Banjir Bandang/ Foto: Jun Aditya KBK

GARUT – Melalui program Bank Indonesia tentang pembangunan masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat berencana membangun kemandirian wanita korban banjir bandang Kabupaten Garut.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Rosmaya Hadi mengatakan, “Setelah ini (bantuan tanggap darurat) kami akan mendorong ibu-ibu untuk bisa berwirausaha secara mandiri,” katanya usai serah terima sarana bantuan korban banjir bandang di Kampung Sindangreret, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.

Ia mengatakan program bagi masyarakat wanita yang sudah dijalankan BI yakni tentang pangan, daur ulang sampah, menjahit, dan membordir.

Namun sebelumnya akan disesuaikan terlebih dahulu dengan keinginan dan keseriusan kaum wanita khususnya bagi korban banjir Garut.

“Makanya nanti kami akan survei, jenis kegiatan usaha seperti apa yang paling diminati, baru kemudian kita akan fasilitasi,” kata Rosmaya, dilansir Antara, Jumat (7/10/2016).

Sebelumnya, program sosial yang sudah dilakukan BI yakni pemberdayaan wanita di Cicaheum, Kota Bandung tentang pengembangan ketahanan pangan. Berdasarkan minat para wanita di daerah itu yang senang dengan bercocok tanam, BI memberikan pelatihan tentang pertanian dan menyalurkan bantuan bibit tanaman.

“Kita juga berikan bantuan sesuai dengan kemampuan dan kesenangannya, kalau di Garut apa, kita belum tahu,” katanya. “Kembalikan kepada perempuan di Garut, makanya nanti kita lihat dari PKK bahwa potensi mereka di sini itu apa,” tambahnya.

Advertisement