
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan jika Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menganggarkan Rp1,6 miliar untuk dana tanggap darurat sementara di Kabupaten Pangandaran.
Dana tersebut untuk bencana banjir, longsor hingga jembatan ambles yakni Jembatan Putrapinggan di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang.
“Untuk jembatan sementara di Putrapinggan itu dari pusat, tapi biaya teknis dan operasionalnya dari Pemprov. Dana Belum masuk puting beliung karena terjadi esok harinya, mudah-mudahanan bisa ditangani oleh Pemerintah Pangandaran,” katanya, di Bandung, seperti dilansir Antara, Jumat (14/10/2016).
Selain untuk Kabupaten Pangandara, Pemprov Jawa Barat juga mengalokasikan anggaran dana tanggap darurat sementara untuk Kota Banjar sebesar Rp750 juta.
Ia menuturkan untuk tanggap darurat di Banjar hampir bisa ditangani oleh pemerintah setempat, sementara terkait kerusakan jalan diserahkan pada Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat.
“Pemerintah Kota Banjar hanya meminta tiga tanki air untuk penyaluran air bersih kepada warga. Kita sudah sanggupi Rp 750 juta untuk Kota Banjar,” kata Aher.
Ia mengatakan untuk penanganan jangka panjang Jembatan Putrapinggan, Kabupaten Pangandaran, yang ambles beberapa waktu lalu ialah didorong masuk dalam APBN 2017.




