MANILA (KBK)-Akibat Topan Koppu yang menerjang wilayah Filipina Minggu kemarin, menewaskan sedikitnya 2 orang dan menyebabkan ribuan orang terpaksa mengungsi.
Seperti dilansir Reuters, Senin (19/10), pemerintah Filipina menyatakan korban jiwa mencapai 2 orang. Sedangkan sebanyak 19 ribu orang lainnya terpaksa mengungsi ke tempat penampungan sementara.
Korban tewas pertama berusia 14 tahun akibat tertimpa pohon besar yang tumbang menimpa rumahnya saat topan. Korban tewas kedua merupakan wanita berusia 62 tahun yang tewas setelah tembok rumahnya roboh akibat hujan deras yang dipicu topan ini.
Topan yang disertai hujan deras dan angin kencang ini melanda tiga daerah di pegunungan Filipina dan menggenangi lahan pertanian di wilayah Manila bagian utara. Otoritas setempat mengatakan, setidaknya lebih dari 70 desa terendam banjir yang terus meluas.
“Banjir cepat meninggi dan beberapa orang kini mengungsi ke atap rumah,” tutur relawan tim penyelamat setempat, Nigel Lontoc kepada AFP.
Lontoc menuturkan, ribuan orang diperkirakan masih terjebak di desa-desa tersebut, meskipun masih terlalu dini untuk memperkirakan jumlah pastinya. Di antara wilayah yang dilanda banjir ialah Cabanatuan, sekitar 2 jam dari Manila.
“Beberapa warga telah dievakuasi tapi warga lainnya terjebak karena mereka tida mendengar intruksi,,” pungkasnya.





