SRAGEN – Seorang Nenek, Suginem (80) harus kehilangan rumah reyotnya karena rusak tertimpa pohon randu saat hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (4/11/2016) kemarin.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Heru Wahyudi mengatakan, musibah terjadi sesaat setelah dirinya meminta para satgas BPBD waspada karena hujan deras disertai angin juga terjadi di Desa Plosorejo, Gondang, tempat pembukaan latihan tanggap bencana.
“Saat pembukaan latihan itulah, ada informasi dari warga tentang rumah janda tua yang tertimpa pohon. Acara belum selesai, saya bersama enam orang anggota satgas mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi pohon randu yang menimpa rumah Suginem. Kami butuh waktu sekira 30 menit untuk mengevakuasi pohon itu,” kata Heru, seperti dikutip Okezone dari Solopos.com, Sabtu (5/11/2016).
Heru menambahkan, Suginem masih bisa bermalam di rumahnya dengan menempati ruangan yang gentingnya masih utuh. Saat peristiwa itu, Suginem masih di dalam rumah tetapi tidak menderita luka karena pohon randu yang tumbang hanya mengenai sebagian rumah Suginem. Dia mengatakan, rumah yang dihuni Suginem itu tidak layak huni.
“Saya minta kepala desa berkoordinasi dengan kecamatan, Dinas Sosial, dan UPTPK (Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan) Sragen agar bisa membantu perbaikan rumah Suginem itu,” ujarnya.





