Banjir Baleendah Bandung, Warga Beraktifitas Pakai Perahu

Ilustrasi Banjir di Baleendah Bandung/ Antara

BANDUNG – Banjir di Baleendah, Bandung masih terus terjadi hingga hari ini, Sabtu (12/11/2016)  dan warga terpaksa beraktifitas dengan menggunakan perahu kayu.

Hujan yang mengguyur kawasan tersebut di antaranya tampak merendam Jalan Raya Banjaran, Baleendah. Ketinggian air mencapai setinggi lutut orang dewasa di lokasi tersebut.

Dilansir viva.co.id,  lantaran banjir tersebut, warga yang hendak beraktivitas terpaksa memakai transportasi dadakan seperti perahu kayu. Sementara itu sejumlah kendaraan bermotor masih melintasi lokasi itu. Namun mereka mesti berhati-hati lantaran bisa mengalami mogok di tengah banjir.

(Baca Juga: Ribuan Rumah di Baleendah Bandung Kembali Dilanda Banjir )

Banjir tidak hanya menggenangi Baleendah tapi juga kawasan Dayeuh Kolot dan Bojong Soang, Kabupaten Bandung. Sekitar 3.000 rumah di kawasan-kawasan itu terendam banjir. Bahkan banjir ada yang mencapai ketinggian satu meter.

Gun Gun, seorang pemerhati sungai Citarum, mengemukakan banjir yang terjadi di Baleendah selain karena curah hujan tinggi juga lantaran penyerapan air ke tanah berkurang. “Curah hujan besar, air dari hulu tidak ada penyerapan yang bagus,” ujarnya seperti dikutip dari wawancara dengan tvOne.

Dia meminta pemerintah menata ruang terbuka hijau untuk penyerapan air. Pemerintah juga diminta tegas dalam menerapkan kebijakan tata ruang. Sebab, dia menilai, saat ini banyak hunian yang memakan jalur hijau sehingga mengurangi penyerapan air ke tanah.

Advertisement