Ketika Pendongeng Ikut Aksi 212

demo
foto ilustrasi

JAKARTA (KBK) – Arus dukungan terhadap aksi bela islam tiga 212 terus berdatangan dari penjuru tanah air. Ternyata dukungan yang mengalir tidak hanya dari organisasi keagamaan namun dukungan juga datang dari komunitas berbasis kemanusiaan.

Ialah Moslem Storytellers, sebuah komunitas yang berintikan sekumpulan pengkisah atau pendongen anak.

“Moslem Storytellers ini baru kami bentuk sekitar sebulan yang lalu. Terdiri dari para pencerita anak yang sebelumnya ikut Aksi 411,” ungkap Ahmad Fauzan ketika dihubungi KBK via WA, Kamis (01/12)

Menurut pria yang akrab disapa Ojan itu ada lebih dari 35 pencerita anak yang akan mengikuti aksi 212 esok.  Sebagian ada yang berasal dari Jabodetabek dan Jogja, bahkan ada yang datang dari NTB. Ojan mengungkapkan sejatinya masih ada puluhan pendongeng lainnya yang ingin ikut namun terhalang jadwal pribadi sehingga tak dapat berpartisipasi.

Ojan menilai kendati jumlah pendongeng yang mengikuti aksi tergolong kecil namun itu sudah terbilang sangat besar dan mendominasi, mengingat jumlah pengkisah atau pendongeng di tanah air masih belum begitu banyak. Wirawan Yogyasono penanggung jawab transportasi logistik menambahkan, selain mengikuti aksi Moeslem Storytellers juga akan membagikan 250 nasi bungkus,  roti dan puluhan dus air mineral.

“Selain ikut zikir dan doa bersama, kami juga akan membawa sekitar 250 nasi bungkus, roti, dan puluhan dus air mineral botol yang akan kami bagikan untuk jamaah aksi 212,” ujar Wirawan.

Ojan berharap dengan berpartisipasinya Moslem Storytellers dalam aksi 212 keadilan dapat ditegakan.

“Kami adalah orang-orang yang hampir setiap hari bercerita kepada anak-anak. Kami sampaikan kisah-kisah Qurani, juga cerita dan dongeng penuh nilai kebaikan. Kami ceritakan bahwa kesombongan pasti kalah, keadilan pasti tegak, dan besok, 2 Desember, akan kami perlihatkan kepada anak-anak Indonesia bahwa kami ikut memperjuangkan tegaknya keadilan di tanah air ini,” ujar Ojan.

Advertisement