Tim SAR Cari Korban Tenggelam yang Tengah ‘Selfie’ di Bengawan Solo

Ilustrasi

BOJONEGORO – Tim SAR gabungan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (4/12/2016) masih melakukan  meneruskan pencarian korban yang terjatuh masuk Bengawan Solo ketika  foto “selfi” di atas jembatan rel ganda kereta api (KA) di Desa Ndengok, Kecamatan Padangan.

“Pencarian korban tenggelam di Bengawan Solo kita lanjutkan lagi hari ini,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, di Bojonegoro.

Korban tenggelam beridentitas Anisa Nur Hidayati (13) warga Desa Nguken, Kecamatan Padangan, jatuh dan tenggelam pada Senin (12/12/2016). Dalam pencarian melibatkan 24 personel SAR gabungan dari BPBD, kepolisian resor (polres), TNI dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

“Pencarian korban kemungkinan akan kita perlebar, karena arus air Bengawan Solo sekarang ini cukup deras karena memperoleh tambahan air dari Ngawi dan sekitarnya,” jelas dia.

Korban terjatuh dari atas jembatan rel ganda KA yang melintas di Bengawan Solo di Desa Ndengok, Kecamatan Kalitidu. Ketika itu ia  bersama temannya Nuke Wulan (13) yang masih sedesa akan berfoto selfi di atas jembatan rel ganda KA yang biasa dimanfaatkan untuk pejalan kaki yang dilengkapi dengan pagar.

Namun, ketika Anisa Nur Hidayati akan berfoto selfi dengan latar belakang Bengawan Solo  tubuhnya terjatuh melalui lubang antara pagar jembatan.

Seketika itu korban terjatuh dan terduduk di sebuah beton jembatan yang untuk kemudian terguling masuk ke Bengawan Solo.

“Ada seorang pemancing di jembatan yang berusaha turun menolong ketika korban masih berada di beton jembatan, tetapi tidak berhasil karena korban kemudian terguling terjatuh masuk Bengawan Solo,” ucap anggota SAR, dikutip dari Antara.

Advertisement