VENEZUELA – Beberapa orang tua di Venezuela menyerahkan anaknya secara cuma-cuma kepada orang lain. Hal tersebut dilakukan akibat krisis ekonomi. Salah satunya adalah Zulay Pulgar, seorang ibu rumah tangga yang menawarkan anaknya kepada tetangga di kurun waktu Oktober 2016 lalu.
Ia menyerahkan anak perempuannya yang berumur enam tahun karena kesulitan menanggung beban ekonomi. “Lebih baik anak saya berada pada keluarga lain ketimbang terjerumus prostitusi, narkoba atau bahkan mati kelaparan,” ujar Zulya seperti dilansir dari Reuters, Jumat (16/12/2016).
Menurut petugas pusat pelayanan masyarakat di Carirubana, Maria Salas, setiap hari lebih dari 12 orang tua ingin menyerahkan anaknya. Angka itu meningkat dari tahun lalu yang berkisar 1 orang tua setiap harinya. “Motif utamanya adalah karena kekurangan makanan,” ujarnya seperti dikutip Detikcom.
Pemerintah setempat tidak mengeluarkan data pasti berapa jumlah orang tua yang memberikan anaknya secara cuma-cuma. Namun, dilaporkan oleh beberapa lembaga kemanusiaan bahwa angka tersebut melonjak tajam dalam beberapa bulan terkhir.
Venezuela mengalami krisis kebutuhan dasar seperti obat-obatan dan makanan. Hal ini disebabkan inflasi yang melanda negara itu tahun lalu. Pemerintah Venezuela sendiri menyalahkan pemerintah Amerika Serikat terhadap krisis yang terjadi.
Namun para pengamat ekonomi mengatakan bahwa krisis terjadi akibat kebijakan mendiang Hugo Chavez yang masih terus dijalankan suskesornya Nicolas Maduro. Kebijakan tersebut mengakibatkan harga minyak yang diproduksi Venzuela turun drastis.





