Bencana Retakan Tanah Landa 34 Rumah di Trenggalek

ilustrasi

TRENGGALEK – Puluhan rumah di Desa Terbis, Kecamatan Panggul, Trenggalek terkena dampak retakan tanah yang semakin hari semakin meluas dan  parah.

Kepala Desa Terbis, Supardi, mengatakan, 34 bangunan yang terdampak pergerakan tanah tersebut terdiri dari 33 rumah dan satu unit bangunan musala. Kondisi retakan tanah yang ada di perkampungan warga juga semakin melebar.

Jumlah bangunan yang terdampak mencapai 34 unit dan dua rumah terpaksa dibongkar karena sudah mengalami kerusakan parah.

“Tanah di rumah penduduk maupun jalan terus bergerak, hal tersebut dapat terlihat dari lebar retakan, antara pagi hingga sore ini sudah berbeda jauh,” katanya saat ditemui di lokasi bncana, Kamis (15/12/2016), dikutipd dari beritajatim.

Hasil pendataan pemerintah desa, dari 32 bangunan tersebut, kondisi terparah terjadi di 2 rumah. Hunian penduduk itu kondisinya tidak layak lagi untuk dihuni, karena kondisi retakan telah menyebar di seluruh bagian bangunan.

Sementara itu, Camat Panggul, Mulyono, mengatakan, saat ini pemerintah daerah fokus pada penyelamatan jiwa serta beberapa aset penduduk. Puluhan warga bersama tim gabungan dari TNI, Kepolisian, Tagana, BPBD dan sejumlah unsur lain melakukan pembongkaran rumah-rumah penduduk yang kondisinya rawan roboh.

“Pembongkaran kami lakukan agar dampak kerugian yang ditimbulkan tidak semakin besar. Selain itu, kami juga menyelamatkan harta benda milik para korban retakan tanah, untuk dititipkan di rumah penduduk yang lain,” ujarnya.

Advertisement