Wisatawan Garut Saat Libur Natal dan Tahun Baru Diingatkan Waspada Bencana

Ilustrasi Longsor

GARUT – Wisatawan atau pengunjung Garut saat Natal dan tahun baru dihimbau meningkatkan kewaspadaan saat berwisata atas bencana alam yang berpotensi terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut melakukan antisipasi bencana di jalur wisata dengan memasang plang-plang peringatan rawan bencana dan menyiagakan alat berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut Dadi Djakaria mengatakan, di jalur menuju tempat wisata pantai di selatan Garut, rawan terjadi longsor. Lokasi rawan longsor dimulai dari kawasan “gunung gelap” selepas Kecamatan Cikajang. Oleh karena itu, wisatawan dihimbau meningkatkan kehati-hatian saat melintasi lokasi tersebut.

Sejak sebulan lalu saat memasuki puncak musim hujan, longsor beberapa kali terjadi di kawasan “gunung gelap”.

BPBD Kabupaten Garut melakukan sejumlah langkah antisipasi bencana longsor menuju wilayah selatan, salah satunya memasang plang-plang peringatan lokasi rawan longsor. “Alat berat pun akan disiagakan di dua titik, yakni gunung gelap dan neglasari, agar apabila longsor terjadi cepat ditangani,” ujar Dadi, Jumat (16/12/2016), dikutip dari PR.

Dua alat berat disediakan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Beserta alat berat, disiagakan pula petugas pengoperasi alat berat.

BPBD Kabupaten Garut tidak menyiagakan anggotanya di jalur menuju wilayah selatan Garut dengan pertimbangan terbatasnya jumlah anggota. Dikatakan Dadi, semua anggotanya bersiaga di kantor BPBD Kabupaten Garut dan siap bergerak apabila bencana terjadi.

“Masyarakat bisa menghubungi piket siaga BPBD Kabupaten Garut apabila bencana terjadi di nomer (0262) 242746,” kata Dadi.

Plang-plang peringatan rawan longsor dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga dipasang di kawasan Darajat yang menjadi lokasi beberapa tempat wisata air panas.

Sementara itu, di tempat wisata Gunung Papandayan, BPBD Kabupaten Garut juga mulai melakukan mitigasi bencana gunung meletus. Plang-plang jalur evakuasi, peringatan rawan bencana, dan titik kumpul sudah dipasang sejak tiga hari lalu di sekitar Gunung Papandayan. Hingga kemarin, pemasangan plang-plang tersebut masih dilakukan.

 

Advertisement