ANKARA – Kementerian luar negeri Rusia mengatakan Duta Besar Rusia untuk Ankara Andrey Karlov (62) telah tewas dalam serangan senjata di ibukota Turki, Ankara, Senin (19/12/2016).
Karlov dibunuh setelah beberapa menit berpidato di sebuah pameran foto oleh penyerang yang merupakan seorang polisi muda berusia 22 tahun yang bekerja di ibukota Turki, menurut keterangan walikota Ankara Melih Gokcek.
Seorang fotografer AP mengatakan penyerang mendekati Karlov saat ia sudah terkapar dan berbaring di lantai akibat tembakannya dan menembaknya setidaknya satu kali lagi jarak dekat.
Ia juga menghancurkan beberapa foto berbingkai yang tergantung di tembok untuk dipamerkan dan keluar ruangan membuat semua tamu tertegun atas serangan yang ia lakukan.





