KLATEN – Longsor dinding tebing telah menewaskan dua pekerja yang sedang menambang pasir di area penambangan Desa Temuireng, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Dua korban tersebut adalah Widodo (28) dan Tri Sunarno (28), warga Dukuh Pakem, RT 018 RW 007, Desa Temuireng, Jatinom. Sedangkan Maryoto (28) berhasil menyelamatkan diri meski kondisinya luka-luka.
“Dua orang selamat. Satu luka di bagian punggung dan satu orang lagi berhasil lari menyelamatkan diri,” kata Kapolsek Jatinom, AKP Sri Wiraden di Klaten, Rabu (28/12/2016).
Menurutnya, peristiwa longsor terjadi ketika para pekerja terlihat sedang beristirahat usai menambang pasir di sebuah tebing berlubang dengan kedalaman 3 meter. Mereka tak menyadari jika dinding tebing di atas retak lalu longsor dan menimbun mereka.
Pencarian korban meninggal dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri relawan , BPBD dan warga. Kendalanya lokasi yang tertimbun banyak material padat sisa longsoran tebing berupa pasir dan batu.
“Satu korban ditemukan sekitar lima jam setelah dilakukan pencarian karena timbunan material pasir dan batu yang cukup tebal,” lanjut Sri.
Selama ini proses penambangan pasir yang dilakukan warga dengan cara melubangi dinding tebing. Padahal cara tersebut sangat membahayakan keselamatan penambang.
“Karena itu kita himbau agar menambang harus dengan tata cara yang benar. Ingat keselamatan adalah hal yang utama,” pesannya, dikutip dari Okezone.





