CHINA (KBK)-Seperti kita tahu China merupakan salah satu negara yang tidak membolehkan penduduknya memilki anak lebih dari satu.
Tetapi, setelah 35 tahun peraturan itu diterapkan akhirnya negara tirai bamboo tersebut akan menghapuskan kebijakan itu.
Mulai bulan lalu Pemerintah China justru mengharuskan warganya memiliki dua anak, alasannya mengingat demografi negara itu semakin menua.
Seperti diberitakan CNN, Kamis (29/10), perubahan kebijakan ini pertama kali disampaikan oleh kantor berita China Xinhua yang mengatakan bahwa hal ini demi mendorong keseimbangan populasi. “China akan menerapkan kebijakan satu pasangan, dua anak untuk menghadapi isu populasi yang menua,” tulis Xinhua.
Kebijakan satu anak tersebut pertama diterapkan tahun 1973, hal itu dilakukan untuk membatasi reproduksi warga China untuk menghindari ledakan penduduk. Namun saat ini, dengan lebih dari 1,3 miliar populasinya, China terancam menjadi negara dengan warga lanjut usia terbesar dunia dalam 15 tahun jika tidak ada regenerasi.
Sampai sekarang ada sekira 400 juta warga China berusia 60 tahun. Dengan banyaknya manula, peneliti menyebutkan, negara dengan perekonomian terbesar kedua ini akan dibebani dengan ongkos kesehatan dan jaminan sosial yang tinggi.
Kebijakan satu anak dianggap tidak lagi relevan dan efektif karena tingkat kesuburan China telah melambat sejak tahun 1980-an.
China menyadari hal ini sejak tahun lalu dan melonggarkan kebijakan satu anak mereka. Pada Januari 2014, China memperbolehkan pasangan untuk memiliki anak kedua jika suami atau istri adalah anak satu-satunya.





