Hati-hati Melintas Jembatan Cisomang saat Hujan Lebat

Ilustrasi/ vivanews

JAKARTA – Bergesernya jembatan Cisomang menurut Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,  masyarakat harus waspada melintasinya terutama saat atau setelah turun hujan lebat.

Berdasarkan data dari Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Ego Syahrial yang diterima di Jakarta, Kamis, pergeseran tanah yang menjadi penyebab deformasi (retakan) pada pilar dan tubuh jembatan karena adanya peningkatan keairan setelah turun hujan selama musim hujan.

Selanjutnya, air hujan maupun air sungai meresap masuk menjenuhi tanah lapukan maupun langsung masuk melalui kontak antara batu lempung pada bagian bawah dan batuan vulkanik di atasnya.

Hal tersebut menyebabkan bobot masa batuan dan tanah lapukan meningkat, bergerak melalui bidang gelincir batu lempung napalan ini secara perlahan.

Sementara aliran sungai Cisomang, lanjut Ego, berperan terhadap bergesernya bronjong sungai penahan erosi sekaligus penahan pilar jembatan.

Karenanya masyarakat diimbau waspada, “Masyarakat pengguna jalan Tol Cipularang di sekitar lokasi tersebut agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan lebat yang berlangsung lama dan mengikuti arahan pihak Jasa Marga maupun pemerintah daerah setempat,” kata Ego, dikutip dari antara.

Advertisement