JEMBER – Bencana puting beliung melanda Desa/Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (5/1/2017) sore dan mengakibatkan seorang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Ny Musia (60), menjadi korban meninggal karena ia tidak dapat menyelamatkan diri saat hujan deras mengguyur disertai terjangan angin meliuk yang mengakibatkan puluhan rumah rusak, satu gudang pengeringan tembakau rata dengan tanah, dan sejumlah pohon tumbang di desa setempat.
“Hujan deras disertai angin kencang berputar terjadi hanya beberapa menit, namun menyebabkan puluhan rumah rusak, bahkan gudang tembakau rata dengan tanah hingga menyebabkan pekerjanya mengalami luka-luka,” kata Hafidi Cholis, tokoh masyarakat di Desa/Kecamatan Pakusari.
Sementara itu sejumlah korban yang mengalami luka-luka mendapat perawatan intensif di Puskesmas Pakusari, namun hingga kini masih belum diketahui apakah sebagian korban sudah dipulangkan atau belum.
“Ada yang mengalami patah tulang akibat reruntuhan bangunan rumah dan gudang pengeringan tembakau, namun ada yang hanya lecet-lecet saja,” ucap Hafidi yang juga Ketua Komisi D DPRD Jember itu.
Pihak muspika setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat, agar segera mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka terkena reruntuhan bangunan.
Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan jumlah korban yang terdampak angin puting beliung di Desa/Kecamatan Pakusari.
“Data sementara mencatat satu korban meninggal dunia dan sebanyak 10 orang mengalami luka-luka dengan rincian lima orang mengalami luka-luka sedang dan lima orang mengalami luka ringan,” katanya, dikutip dari Antara.





