SITUBONDO – Sembilan rumah di pesisir pantaiĀ di Situbondo, Jawa Timur hancurĀ akibat dihantam gelombang tinggi disertai angin kencang dan hujan lebat yang melanda daerah pesisir pantai itu.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono, mengatakan, “Hari ini petugas BPBD dan dinas terkait sudah melakukan pendataan di lokasi kejadian,” katanya di Situbondo, Jumat (13/1/2017).
Ia menjelaskan, bangunan rumah yang rusakĀ akibat gelombang tinggi di Desa/Kecamatan Besuki itu meliputi tiga dusun, yakni Dusun Mandaran, Dusun Lesenan dan Dusun Gudang.
Selain itu, 10 perahu nelayan juga dihantam angin kencang hingga rusak total, “Peristiwa angin kencang disertai hujan dan gelombang tinggi itu menyebabkan 10 perahu nelayan rusak total (hancur) terjadi Kamis (12/1/2017) malam di Desa/Kecamatan Besuki dan beruntung tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kata dia gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB hingga 22.00 kemarin juga menyebabkan tangkis laut (penahan ombak) ambrol sepanjang 75 meter
angin kencang menurutnya datang secara tiba-tiba. Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan hujan dan disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi hingga Februari 2016.
“Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat pesisir khususnya sehari-hari melaut menangkap ikan agar tetap waspada. Jika angin di darat agak kencang lebih baik tidak melaut sementara untuk keselamatan,” katanya.





