TASIKMALAYA – Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba sebuah rumah di Jalan Paseh No 97, RT 03, RW 01, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya roboh dan nyaris menimpa Endang Muhlis (66).
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/1/2017) dini hari pukul 02.30, dimana rumah ditempati Endang bersama istri Aah Kurniati (66) dan anaknya Evan Seniwanto (35) roboh tak bersisa.
Endang menuturkan saat kejadian ia berada di kamar sedang tidur, sementara anak dan istrinya berada di ruang tengah. Sekitar pukul 2.30, sebuah seng terjatuh dari atap rumahnya. Belum sempat ia pindah dari ruangan itu, tiba-tiba tembok rumah berukuran 8×5 meter dan dua lantai tersebut ambrol, dan seketika rumahnya roboh menimpanya dan juga anak istrinya.
“Hampir sebagian tubuh saya terkubur reruntuhan. Saya hanya berteriak minta tolong, karena kondisi rumah gelap, saya kira saya akan mati, ” ucap Endang, Jumat siang.
Selama kurang lebih satu jam, Endang berusaha dievakuasi oleh empat tetangganya. Akibat kejadian tersebut Endang mengalami luka bengkak di kaki sebelah kanan karena tertimpa balok.
Sedangkan Aah Kurniati (66) dan Evan anaknya lebih dulu evakuasi karena berada di ruang tengah. Aah juga mengaku kaget karena tidak ada pertanda apapun yang memungkinkan rumah yang merek tempati akan roboh.
“Tidak ada hujan tidak ada angin, tiba-tiba roboh saja. Memang ini bangunannya sudah tua, dari tahun 1950 belum direnovasi, jadi kayunya rapuh,” kata Aah.
Aah mengatakan, rumah tersebut sebenarnya juga bukan lagi milik keluarganya. Satu tahun lalu, mereka menjualnya kepada salah seorang tetangga. Namun, tetangga mereka masih mempersilakan mereka tinggal karena Endang dan keluarganya belum bisa membangun rumah baru.
Kini ia mengaku masih bingung akan tinggal di mana, namun kemungkinan besar ia akan tinggal untuk sementara waktu di rumah saudaranya di sekitar lokasi kejadian.
“Ya untuk sementara merepotkan saudara dulu, sampai ada uang untuk membangun rumah,” kata nya, seperti dilansir PR.





