Empat Desa di Majalengka Rawan Longsor

Ilustrasi/ Ist

MAJALENGKA – Beberapa wilayah di Kecamatan Rajagaluh, Majalengka, Jawa Barat saat ini dikategorikan sebagai wilayah yang rawan longsor.

Daerah rawan longsor tersebut terdapat di empat desa diantaranya Desa Teja, Babakankareo, Sindangpano, Sadomas, dan Desa Payung.

Karenanya, warga di sekitar desa tersebut diminta waspada karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan, setelah Senin (23/1/2017) lalu terjadi longsor di Desa Pajajar.

Asnawi, warga di sekitar lokasi longsor mengungkapkan sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah daerah. Dirinya meminta kepada pemerintah daerah untuk segera memberikan perhatian kepada masyarakat.

“Saya berharap upaya nyata dari pemerintah kabupaten agar dampak bencana ini tidak meluas,” ujar Asnawi.

Sementara itu Kapolsek Rajagaluh AKP Jaja Gardaja mengatakan, longsor di wilayah tersebut menyebabkan kerugian materi mencapai Rp50 juta. Longsor terjadi pada sebuah tebing dengan panjang sekitar 250 meter dan tinggi 15 meter. Dalam peritiwa itu 18 kepala keluarga (KK) atau sekitar 49 orang terancam.

“Kami khawatir longsor susulan terjadi di lokasi itu. Apalagi pemukiman penduduk itu sangat berdekatan dengan jurang dan tebing, sehingga harus segera ada perbaikan,” ungkapnya.

Kepolisian telah memasang garis polisi, melakukan pembinaan kepada warga di lokasi bencana, dan meminta mereka tetap waspada dan selalu berhati hati. “Kami bersama anggota juga melakukan pemantauan di lokasi,” ujarnya, seperti dilansir Jawapos, Sabtu (28/1/2017).

 

Advertisement