Penembakan di Masjid Quebec Kanada, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Penembakan di Masjid Quebec, Kanada, 5 Tewas Puluhan luka-luka. Foto: Reuters

KANADA (KBK) – Hanya satu orang dari tiga orang yang ditangkap polisi karena penyerangan di Masjid Quebec, Kanada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Kedua orang lainnya yang awalnya dilaporkan sebagai tersangka, sekarang dianggap saksi,” kata Polisi Provinsi, Senin (30/1/2017).

Pihak berwenang tidak memberikan informasi tambahan tentang identitas tersangka, termasuk kemungkinan motif di balik penembakan yang menewaskan enam jamaah dan melukai delapan orang di Pusat Kebudayaan Islam itu.

Menurut juru bicara rumah sakit setempat, penembakan saat shalat Isya itu juga menyebabkan 12 orang menderita luka ringan.

Serangan itu mengejutkan orang di seluruh Kanada dan menimbulkan reaksi komunitas Muslim di negara itu.

Justin Trudeau, Perdana Menteri Kanada, mengutuk penembakan itu sebagai “serangan teroris pada umat Islam di pusat ibadah dan perlindungan”.

“Untuk lebih dari satu juta orang Kanada yang memeluk agama Islam, saya ingin mengatakan langsung; Kami dengan Tiga puluh enam juta hati yang simpati dengan Anda,” ungkap Trudeau, yang mengunjungi Kota Quebec, Senin, (30/1/2017).

Dikutip dari Al Jazeera, di Kota Quebec, para pemimpin Muslim menyerukan persatuan dan menjaga keamanan masyarakat muslim, pasca penembakan.

“Aku tidak bisa mengungkapkan rasa sakit yang besar yang menyentuh masyarakat kita dengan tragedi ini yang berlangsung di tempat ibadah, terhadap orang-orang yang berdoa,” kata Mohamed Labidi, presiden dari Pusat Kebudayaan Islam, saat konferensi pers pada Senin pagi .

Advertisement