Hidup Terpisah, Pasutri Ini Tidur Bersama Ayam dan Tikar Bekas

kemiskinan
Rukimi (kiri) terbaring lemah di atas tikar bekas. Cipuk (kanan) hidup bersama ayam peliharaannya. foto Dok Arif Witanto

JAKARTA – Dari luar rumah seluas 2 x 3 meter itu tampak rongsok. Meski berstatus rumah tinggal namun hanya terlihat ayam kampung berwarna hitam yang hilir mudik.Tetapi jika dilihat secara seksama rupanya ada Cipuk Harmani (90) kakek renta yang memang mendiami dan tidurdi rumah tersebut bersama ternak ayamnya.Cipuk hidup tak sendiri, di rumah terpisah ada istrinya,Rukmini yang terbaring lemah karena lumpuh.

Meski mereka masih berstatus suami istri namun ruang memisahkan pasangan lansia itu.Cipuk terpaksa berpisah rumah dengan alasan yang belum diketahui. yang membuat miris, di rumah lainnya Rukmini hanya tidur beralaskan tikar bekas. Sebenarnya mereka memiliki anak tetapi mengalami keterbelakangan mental.

Kondisi pasutri lansia itu diviralkan oleh pemilik akun Facebook Arif Witanto. Menurut Arif seperti dikutip dari postingannya, baik Cipuk atau Rukmini tinggal di rumah kecil yang sangat memprihatinkan di Rt 02 Rw 03, desa Nglegok, Blitar, Jawa Timur.

“Tanahnya juga bukan milik pribadi, itu punya Magersaren,” tulis Arif dalam postingan facebooknya.

Rumah yang ditempatinya itu pun dulunya juga dibangun atas swadaya masyarakat sekitarnya karena iba dengan kondisi Cipuk. Yatno, anaknya yang menderita keterbelakangan mental itu sering dimintai bantuan tetangga sekitar dengan mendapatkan upah.

Sementara Rukmini, istrinya yang menderita lumpuh tinggal di sebuah gubuk bambu yang sudah bolong-bolong di Dusun Palulo Desa Nglegok Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, yang masih satu

Arif mengatakan bahwa dirinya juga tak tahu pasti mengapa pasutri itu terpisah meskipun tinggal satu desa. Yatno memang masih sering menengok Cipuk dan Rukmini, tetapi tak dapat merawat mereka dengan baik.

“Kalau mbah Cipuk masih bisa jalan, istrinya yang gak bisa. Yang jelas mereka kurang perawatan,” tutur Arif.

Advertisement