PALESTINA – Duta Besar Palestina di PBB mengatakan Israel telah melakukan pemukiman ekstrem yang ilegal selama 10 hari terakhir dan menuntut agar Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan.
Riyad Mansour mengatakan persetujuan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membangun 6.000 rumah baru untuk pemukim selama beberapa minggu terakhir adalah belum pernah terjadi sebelumnya.
Mansour mengatakan Netanyahu menghancurkan solusi dua negara dengan adanya perilaku ilegal ini.
Dilansir Times of Israel, Kamis (2/2/2017), Mansour dan kepala Grup Arab di PBB berbicara kepada wartawan, Rabu (1/2/2017), bahwa setelah pertemuan dengan Duta Besar Ukraina PBB, Volodymyr Yelchenko, mereka akan memprotes tindakan di pemukiman baru dan menyerukan dewan untuk melaksanakan resolusi serta menuntut Israel hentikan pembangunan konstruksi baru.





