Penyebab Gempa Bumi Lumajang

Ilustrasi gempa

LUMAJANG – Hasil analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Lumajang dan sebagian wilayah Jawa Timur dan Bali, diakibatkan dari aktivitas besar di Samudera Hindia.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi terjadi pada Rabu (8/2/2017) sekitar pukul 00:21:49 WIB, dengan kekuatan 4,9 SR. Epicentrum terletak pada koordinat 8.53LS dan 113.11 BT, pada kedalaman 126 kilometer (45 kilometer barat daya Lumajang)

Dilansir Antara, Kepala Stasiun Geofisika Karangkates, Musripan, mengatakan jika peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi atau guncangan dirasakan di wilayah Malang, Lumajang, Jember, Trenggalek, Nusa Dua dan Tabanan, Bali, dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI).

Gempa bumi yang berpusat di barat daya Lumajang dini hari tersebut belum ada aktivitas gempa bumi susulan. Pemicu gempa bumi ini diperkirakan karena aktivitas besar di Samudera Hindia. Namun, tidak berpotensi tsunami. “Getaran gempa dirasakan mulai Tulungagung (Jatim) hingga Denpasar, Bali,” urainya.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan terus mengikuti arahan dari BMKG maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. “Masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas, gempa bumi yang terjadi pada dini hari tadi tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Advertisement