Sangsi Suriah Atas Pemakaian Zat Kimia, Cina dan Rusia Veto PBB

ilustrasi kondisi Suriah yang hancur karena perang /Ist

New York- Rusia dan China memveto satu resolusi PBB yang didukung negara-negara kuat Barat yang akan menjatuhkan sanksi kepada Suriah atas penggunaan senjata kimia.

Seperti dilansir AFP,Rabu (1/3) resolusi yang disusun oleh Inggris, Prancis dan Amerika Serikat itu mendapat dukungan sembilan suara di Dewan Keamanan, sementara tiga negaraChina, Rusia dan Bolivia– menolak.
Selain itu, Kazakhstan, Ethiopia dan Mesir memilih abstain.
Resolusi PBB membutuhkan sembilan suara dukungan dan tanpa veto untuk bisa disahkan.

Itu adalah ketujuh kalinya Rusia, sekutu utama Suriah, menggunakan veto untuk melindungi rezim Damaskus.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa menjatuhkan sanksi terhadap Suriah saat perundingan damai berlangsung di Jenewa “sangat tidak pantas” dan akan merusak upaya untuk mengakhiri perang Suriah yang sudah berlangsung hampir enam tahun.

“Resolusi ini sangat tepat,” Duta Besar Amerika Serikat Nikki Haley mengatakan kepada dewan setelah kebijakan itu kalah dalam pemungutan suara.
Resolusi itu akan memasukkan 11 warga Suriah, utamanya komandan militer, dan 10 entitas terkait serangan kimia tahun 2014 dan 2015 dalam daftar hitam sanksi PBB.

Kebijakan itu dibuat menyusul investigasi pimpinan PBB yang menyimpulkan pada Oktober bahwa angkatan udara Suriah telah menjatuhkan bom barel klorin dari helikopter di tiga desa oposisi tahun 2014 dan 2015.
Seperti diketahui, pemerintah Suriah berulang kali membantah menggunakan senjata kimia dalam perang yang sejak Maret 2011 telah menewaskan 310.000 orang itu.

Advertisement