Kabupaten Madiun Jadi Kota Transit

Bupati Madiun H Mutarom (kanan) didapimngi salahsatu tokoh Madiun Patni Hadi, Pendiri dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa

 

JAKARTA (KBK), Dengan pindahnya ibukota Madiun dari kota ke  Mejayan  maka Madiun diharapkan tidak lagi menjadi kota lintasan, melainkan menjadi kota transit, dimana ada transaksi yang terjadi antara pengunjung dengan objek ekonomi dan wisata Kabupaten Madiun.

Hal itu dikatakan Bupati Madiun H. Mutarom dalam ramah tamah dengan tokoh Madiun di perantauan dan investor di Anjungan Jawa Timur, TMII Jakarta, Ahad (5/3/2017).

“Jadi di Madiun, pengunjung tidak lagi hanya mampir dan pergi, tapi sudah menginap di hotel dan berbelanja serta berwisata, ” ungkap Bupati.

Tokoh Madiun yang juga Ketua Paguyuban Keluarga Madiun di Jakarta, Jenderal Joko Suyanto menyambut niat baik Bupati dan Pemerintah Madiun untuk menjadikan Madiun lebih berkembang dengan pindahnya ibu kabupaten ke Mejayan  dan Ia mengajak seluruh komponen Madiun di perantauan untuk ikut bersama membangun Madiun.

Ketua Pawitan Dirogo yang juga Tokoh Madiun Parni Hadi juga mengajak hal yang sama.

Advertisement