JAKARTA – Untuk memaksimalkan bantuan sosial (bansos) agar bisa tepat sasaran, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah desa (pemdes) aktif melakukan pemutakhiran data warga miskin.
Menurutnya pemerintah desa dan kelurahan yang harus aktif ‘jemput bola’ terus memperbaharui data masyarakat miskin di wilayahnya. Pembaharuan dilakukan melalui sistem informasi dan konfirmasi data (Siskada) dengan “user name” serta “password” dari Kementerian Sosial.
“Dengan data yang ada maka masyarakat miskin yang memperoleh bantuan bisa tepat,” katanya, menegaskan, dikutip dari Antara, Senin (6/3/2017).
Jika bantuan sosial diberikan tepat sasaran maka kemungkinan penurunan rasio ketimpangan semakin besar sehingga jumlah penduduk miskin Indonesia semakin berangsur turun.
“Siskada ini diluncurkan pada Desember 2016 lalu, harapannya daerah bisa secara mandiri mengupdate data kemiskinan sesuai dinamika status sosial ekonomi masyarakat,” ujar Mensos.





