LIMAPULUH KOTA – Pencarian korban longsor masih dilakukan Tim SAR, dan kini mereka menemukan dompet dan telepon selular (Ponsel) milik salah satu korban yang masih hilang yakni Roni (22).
Sebelumnya, BNPB telah melansir data bahwa ada enam orang yang tewas akibat longsor dan banjir di Limapuluh Kota, maka dengan masih dilakukannya pencarian, diyakini korban tewas akan bertambah.
Roni merupakan korban longsor yang tak jauh dari mobilnya yang terseret ke jurang sedalam 50 meter di Kelok 17, Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Keluarga korban, Lina, terus menunggu proses pencarian oleh Tim SAR di lokasi kejadian.
“Belum ada titik terang penemuannya, cuma tanda-tandanya sudah ada. Ponsel dan dompetnya sudah ditemukan, tapi Roni belum ketemu. Kalau mobilnya sudah ketemu,” kata Lina, diberitakan sindonews.
Menurutnya saat kejadian di mobil ada 3 orang dan 2 orang selamat, yaitu ayah Roni dan sopirnya yang akan berangkat ke Duri, Provinsi Riau untuk berjualan kelapa. Sejak Jumat (3/3/2017) Roni belum diketahui nasibnya. Mahasiswa STIE Pariaman ini diduga melintas saat terjadi longsor di Kelok 17.





