Catatan, Gizi Buruk Tak Hanya Menyerang Keluarga Kurang Mampu

PADANG ARO – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat,  Rika Febriani mengungkapkan jika balita penderita gizi buruk,  bukan hanya dari keluarga kurang mampu tetapi bisa  juga yang tergolong mampu.
Biasanya hal tersebut disebabkan pola asuh dan lingkungan yang kurang bagus. Pihaknya menemukan kasus gizi buruk yang dialami warga kelas menengah, yakni dua anak bawah lima tahun (Balita) menderita gizi buruk diduga karena penyakit TB, serta dua balita menderita gizi kurang.

“Balita penderita gizi buruk berasal dari keluarga dengan perekonomian menengah. Penyebabnya diduga penyakit TB yang diderita anaknya menular dari orang lain,” katanya di Padang Aro, Senin (6/3/2017).
Kedua Balita yang menderita gizi buruk berada di Padang Aro “SR” 15 bulan dan di Bukit Indah “NW” 19 bulan. Kini pihaknya tengah mengawasi dengan intens dua balita penderita gizi buruk tersebut dan memberikan pengawasan ekstra.
Selain itu, sebagai upaya pemulihan pihaknya memberikan makan tambahan guna memperbaiki gizinya seperti kacang padi dan gula, susu serta MPASI.
“Pemberian makanan tambahan ini juga diawasi oleh petugas gizi dari Puskesmas supaya takarannya pas serta betul-betul diberikan pada balita yang menderita gizi buruk,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara.
Ia mengatakan penderita gizi buruk murni tiga tahun terakhir tidak ditemukan di Solok Selatan tetapi karena penyakit yang menyertai. Seorang balita disebutkan gizi buruk dan kekurangan gizi jika berat badannya tidak sesuai kriteria umur dan tingginya dengan ciri badannya terlihat kurus.

 

Advertisement