Harimau Berkeliaran di Palembayan Sumbar

foto ilustrasi

JAKARTA – Hilangnya 13 ekor ternak secara misterius dalam sebulan terakhir di daerah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) ternyata karena dimakan harimau. Hal itu diketahui setelah Tim BKSDA Resor Kabupaten Agama melakukan penyelidikan.

Kepala Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Kabupaten Agam, Syahrial Tanjung mengungkapkan, setelah tim turun ditemukan jejak harimau di lokasi hilangnya ternak warga.

“Agar tidak meresahkan warga kita sudah mengerahkan sejumlah petugas ke lokasi. Bahkan, satu unit perangkap dengan umpan seekor kambing sudah dipasang tepatnya di Jorong Kampung Tangah, Palembayan,” ujarnya seperti dikutip dari okezone, Kamis (23/3).

Kemudian, sambung Syahrial, dari hasil pengamatan diperkirakan harimau tersebut baru berusia tiga tahun. Hal tersebut terlihat dari jejak-jejak kaki harimau.

“Umur tiga tahun itu merupakan saat anak harimau itu berpisah dengan induknya, saat seperti ini biasanya anak harimau itu mencoba mencari mangsa sendiri,” ujarnya.

Selain memasang penjerat, kata Syahrial, petugas juga melakukan patroli di sekitar permukiman warga tempat berkeliarannya harimau.

“Ternak warga yang ditambat di sekitar pinggiran hutan juga menjadi salah satu penyebab harimau tersebut masuk ke permukiman,” ucapnya.

Advertisement