PAINAN – Karena langganan banjir warga Kampung Serdang, Nagari Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Pesisir Selatan, minta perhatian pemerintah.
“Setiap banjir, puluhan rumah terendam dan jalan lintas Lunang-Padang terputus, sebab ketinggian air mencapai 1 meter lebih di atas badan jalan,” ungkap Wali Nagari Tapan Iniswati, baru-baru ini.
Dikatakannya, sekitar 30 unit rumah warga Tapan menjadi langganan banjir, termasuk jalan nasional Bengkulu-Padang, persis di Kampung Serdang dengan ketinggian 1 meter lebih.
Iniswati juga mengungkapkan Sungai Batang Penadah tidak bisa lagi menampung derasnya air yang datang dari hulu sungai. Baik yang datang dari Sungai Batang Huku, Sungai Batang Penadah dan Batang Aia Betung.
Seperti dikutip Singgalang, warga berharap, agar ancaman banjir menjadi pembahasan serius pemerintah terkait, mulai dari kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat. Dengan harapan, pada sungai yang selalu meluap bisa dibangun penahan tebing dan pengerukan.





