Jembatan di Sungai Wulan Ambruk, Akses Jepara-Demak Terputus

ilustrasi jembatan sungai putus/ ist

DEMAK – Sebuah jembatan di Sungai Wulan ambruk ketika dilintasi sebuah muatan truk dan telah memutus akses alternatif Jepara-Demak putus.

Saksi mata, Asriyah yang merupakan  seorang pemilik warung yang berada di samping jembatan mengatakan jika jembatan tersebut merupakan penghubung warga Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara dengan Desa Rejosari, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Sehingga kini ketika jembatan putus  warga kesulitan, karena harus memutar lewat Welahan yang jaraknya 10 kilometer lebih.

Menurutnya, konstruksi jembatan memang sudah rapuh. Penyangga terbuat dari baja dan badan jalannya dari kayu. Biasanya, kendaraan yang melintas harus menyesuaikan dengan beban muatannya.

“Tapi saat kejadian, ada truk bermuatan material batu nekat melintas. Akhirnya saat di atas jembatan, jatuh karena kontruksi jembatan patah sebelah. Biasanya, kalau melintas ada yang memgingatkan, tapi karena masih pagi, tidak ada orang di sekitar jembatan,” ungkapnya, seperti diberitakan sindonews, Rabu (29/3/2017).

Kamzawi,  anggota Komisi C DPRD Demak, mengatakan,  jembatan kayu yang ambrol tersebut memang sudah tua dan warga juga telah memberikan peringatan agar mobil bermuatan berat dilarang lewat.

“Jembatan ini akses warga Desa Rejosari, Mijen, menuju ke puskesmas maupun sekolah yang ada di desa tetangga itu,” kata Kamzawi seusai meninjau ke lokasi.

Menurutnya jembatan ambrol di Desa Rejosari, Mijen tersebut memang sudah saatnya diganti dan  Pemerintah Kabupaten Demak pada tahun 2016 telah menganggarkan sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan jembatan baru di lokasi tersebut.

Advertisement