Rute KRL Bekasi-Kota Berubah, Warga Bekasi Diminta Jangan Khawatir

BEKASI – Informasi adanya perubahan rute Kereta Commuter Line jurusan Bekasi-Kota yang tak lagi melewati Stasiun Manggarai membuat warga Bekasi khawatir.

“Ini bikin susah kami masyarakat. Kalau rute nya gak berenti di stasiun Manggarai, gimana dong. Masa harus melanjutkan perjalanan pakai angkot atau ojek, ongkosnya lebih mahal lagi, kalau gini pemerintah nyekek warga nya,” tutur Arni, yang biasa mengunakan KRL Commuterline menuju tempat kerjanya di kawasan Juanda, seperti dilansir Pojoksatu.id, Kamis (30/3/2017).

Meskipun demikian warga Bekasi Timur tersebut melanjutkan, pengalihan rute tersebut tidak memangkas waktu jarak tempuh ke tempat kerjanya, namun membuat dompetnya akan semakin membengkak.

Sementara itu menurut Direktur Utama PT Kereta Commuter Jabodetabek Muhammad Nurul Fadhila, tidak semua KRL Bekasi-Jakarta Kota tidak melewati Stasiun Manggarai.

“Perbedaannya adalah, kini terdapat pilihan rute lain bagi pengguna di lintas ini. Yaitu Bekasi menuju Jakarta Kota melalui jalur Pondok Jati, Pasar Senen, dan Kampung Bandan,” kata Fadhila.

Menurut dia, masyarakat jangan khawatir dengan perubahan rute ini. Dari total perjalanan, hanya sedikit yang dialihkan melalui jalur Pasar Senen.

“Dari 154 perjalanan, hanya delapan perjalanan rute Bekasi menuju Jakarta Kota yang melalui Pasar Senen,” sebut Fadhil, dikutip dari metrotvnews.

Fadhil juga mengimbau penumpang untuk menghindari turun naik di Stasiun Duri. Stasiun ini sedang dibangun sehingga kapasitas peron dipersempit. Menurut dia, masyarakat yang biasa turun naik di Stasiun Duri, sementara waktu bisa menggunakan Stasiun Grogol.

Data PT KAI Commuter Jabodetabek menunjukkan jumlah penumpang Commuter Line mengalami peningkatan. Pada 2015, penumpang Commuter Line mencapai 705 ribu per hari, sedangkan pada 2016 mencapai 872 ribu per hari.

Advertisement