PONOROGO – Roin Umayah, siswi kelas VIN Banaran menjadi saksi mata langsung bencana longsor terjadi, dan ia mengaku ketika itu ia berniat untuk membolos.
Saat kejadian, karena berniat membolos ia sedang berjalan keluar dari sekolahnya menuju rumah sahabatnya, Alvian Salabila Deswira Firdaus (siswi kelas VI) yang selalu tidak masuk sekolah pada setiap hari Sabtu.
“Saya baru sampai di lapangan (voli) saat longsor menerjang rumah-rumah, dan saya lalu ikut lari bersama orang-orang ke tempat lebih tinggi,” tutur Roin, Kamis (6/4/2017).
Sayangnya nasib mujur Roin tak memihak 11 siswa dan satu guru SDN Banaran lain yang saat itu karena kehilangan sebagian anggota keluarganya, sedangkan Roin sendiri juga kehilangan rumahnya.
Untuk mendoakan teman-temannya tersebut, para siswa yang masih melakukan sekolah di masjid tersebut selalu menggelar doa bersama secara rutin pada setiap menjelang kegiatan belajar-mengajar
“Semoga cepat ketemu, syukur jika da mukjizat dan teman kami dikuatkan atas musibah yang terjadi,” kata Roin, dikutip dari Antara.





