BANDUNG – Peredaran narkoba terus menggunakan berbagai cara, kini ditemukan lagi adanya narkoba dalam bentuk tisu basah yang biasa digunakan anak dan wanita.
Direktur Pemberdayaan Alternatif Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol. Juansih mengatakan warga harus waspada terkait hal tersebut.
Ditambahkannya, kini ada 800 jenis narkoba baru yang kini beredar di Indonesia. Dari jumlah itu, hanya 60 jenis narkoba yang sudah melalui uji laboratorium dan peredarannya diatur oleh Undang-Undang.
Artinya, masih banyak jenis narkoba yang beredar bebas tanpa diketahui oleh masyarakat bahwa barang tersebut dapat membahayakan kesehatan. BNN sudah mendeteksi adanya narkoba yang menyaru dalam bentuk tisu basah.
”Sudah ada narkoba yang diedarkan dalam bentuk tisu basah yang biasa digunakan oleh wanita dan anak-anak. Maka dari itu, kita harus selalu waspada. Indonesia juga sudah saatnya punya laboratorium narkotika nasional,” ucapnya, Rabu (12/4/2017), diberitakan PR.
Peredaran narkoba dalam bentuk samar seperti tisu basah maupun permen selaras dengan sasaran yang dibidik para pengedar yaitu wilayah-wilayah nyaman seperti di lingkungan pendidikan maupun lingkungan kerja dan bukan lagi kawasan kumuh yang rawan kriminalitas.
”Oleh karena itu, kami berpesan untuk selalu mewaspadai peredarannya di lingkungan kantor dan tempat kerja lainnya. Di lingkungan pendidikan, narkoba beredar mulai dari taman kanak-kanak sampai ke perguruan tinggi,” ucapnya.





