BOGOR -Jembatan Cipamingkis/Jembatan Jagaita Jonggol Kabupaten Bogor yang menghubungkan Jonggol-Cianjur putus akibat terjadi penurunan karena banjir.
Dilaporkan bahwa pilar jembatan Cipamingkis itu terjadi penurunan akibat banjir dan air deras dan lokasi pada km 70.400 Jembatan Cipamingkis Jalan Raya Jonggol-Cariu Kampung Jagaita RT03/02 Desa Jonggol Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor.
Kadis Binamarga dan Tataruang Provinsi Jawa Barat Guntoro mengatakan menurut laporan dari lapangan, kondisi jembatan sekarang mengalami penurunan 1.5 meter. Jembatan yang dibangun pada tahun 1985 ini memiliki bentang jembatan seluas 30 m x 3 m sama dengan 90m dengan konstruksi girder beton.
“Jembatan sudah 32 tahun, bentang jembatan pun cukup panjang yaitu 30 meter, di luar itu ada kekuatan air cukup deras mendesak pilar,” kata dia.
“Kita tangani segera sesuai instruksi Pak Gubernur, kita pilih tindakan terbaik, dan masa perbaikan tentu sangat tergantung kondisi di lapangan, mudah-mudahan di bawah enam bulan sudah kelar,” lanjut Guntoro.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik menjelaskan terputusnya Jembatan Cipamingkis/Jembatan Jagaita Jonggol Kabupaten Bogor diketahui Kamis (13/4/2017)Â sekitar pukul 23.00 WIB.
Terputusnya jembatan tersebut diperkirakan akibat dari arus air sungai yang cukup deras mengikis salah satu tiang penyangga jembatan bagian tengah sehingga menimbulkan pergeseran pada tiang/penyangga.
“Dengan bergesernya tiang penyangga tersebut mengakibatkan jembatan patah pada sambungan tepatnya di bagian tengah,” katanya, dilansir Antara, Sabtu (15/4/2017). Akibat yang ditimbulkan, menurut laporan yang diterima oleh dirinya ialah terputusnya akses jalan antara Jonggol-Cianjur.
Untuk sementara, kata Dedi, arus lalu lintas diberlakukan rekayasa dari arah Cileungsi menuju Cariu dialihkan via Cikarang dan dari arah Cariu menuju Jonggol dialihkan melalui Karawang dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa





