Venezuela Memanas, Pendukung dan Penentang Presiden Maduro Saling Serang

Demo anti pemerintah di Venezuela memanas. Foto: Reuters

CARACAS – Pasukan keamanan Rabu (19//4/2017) menembakkan gas air mata ke arah demonstran anti-pemerintah yang menggelar demo meminta Presiden Nicolas Maduro turun.

Mereka sebut demo itu “Ibu dari Semua Demo” melawan Presiden Nicolas Maduro, yang dituduh telah mengikis demokrasi dan membuat ekonomi merosot dalam kekacauan.

Para pendukung Maduro mengadakan demonstrasi balik atas demo tersebut membuat bentrokan tidak bisa dihindari.

Di sisi barat laut Ibukota Caracas, seorang pelajar ditembak di bagian kepala oleh orang-orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor yang juga menembakkan gas air mata ke dalam kerumunan pemrotes, kata saksi mata kepada kantor berita AFP.

Pelajar tersebut, diidentifikasi sebagai Carlos Moreno, kemudian meninggal di sebuah rumah sakit.

Saksi mata dan seorang anggota keluarga mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Moreno, 18, sedang dalam perjalanan untuk bermain sepak bola dan tidak berencana untuk ambil bagian dalam demonstrasi tersebut, ketika para pendukung pemerintah mendekati sebuah pertemuan oposisi dan melepaskan tembakan.

Kemudian, di tempat persembunyian kelompok oposisi San Cristobal di dekat perbatasan Kolombia, mahasiswa universitas Paola Ramirez meninggal setelah ditembak oleh orang-orang bersenjata yang juga naik sepeda motor saat dia meninggalkan demonstrasi tersebut, menurut Walikota Patricia Gutierrez.

Seperti diberitakan Al Jazeera, Kantor kejaksaan mengatakan telah menyelidiki kedua kasus tersebut.

Advertisement